Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

 Merayakan Maulid Nabi di Labschool: Meneladani Akhlak, Menumbuhkan Cinta

https://www.instagram.com/reel/DOs9vQbk-b4/

Pendahuluan

Liputan Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Labschool: Penuh Hikmah dan Keberkahan

Pada hari Kamis, 14 September 2025, Labschool menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Akhlak Rasul dalam Kehidupan Modern”. Acara berlangsung di aula utama Labschool dan dihadiri oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah. Suasana penuh khidmat dan kehangatan terasa sepanjang acara, yang dipandu oleh dua Master of Ceremony (MC) berbakat, Rae dan Syibila, serta menghadirkan Ustad Dimas Adista sebagai penceramah utama.

Pembukaan dan Sambutan

Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB. MC Rae membuka acara dengan gaya yang energik, “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, saudara-saudariku sekalian. Hari ini kita berkumpul dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, sosok mulia yang menjadi panutan seluruh umat Islam.”

Rae yang dikenal dengan suaranya yang jelas dan penuh semangat mampu menarik perhatian peserta sejak awal. Ia pun menyerahkan giliran kepada Syibila, yang dengan gaya bahasa yang hangat dan sopan menjelaskan susunan acara hari itu agar para peserta dapat mengikuti dengan baik.

Kepala Labschool, Bapak Ahmad Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan pesan penting tentang urgensi meneladani akhlak Rasulullah SAW. Beliau mengajak para siswa untuk tidak hanya mengenal sosok Nabi dari cerita, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai mulia dalam kehidupan sehari-hari. “Di tengah perkembangan zaman yang serba cepat dan kadang membuat kita lupa pada nilai-nilai spiritual, Maulid Nabi adalah momentum yang tepat untuk mengingat dan menguatkan iman,” ujar beliau.

Pembacaan Shalawat dan Puisi

Sesi pembacaan shalawat bersama menjadi momen penuh keharuan. Grup Rohis Labschool memimpin dengan lantunan suara merdu, membangkitkan semangat keagamaan seluruh hadirin. Suasana menjadi sangat khusyuk saat seluruh peserta ikut bergabung menyanyikan shalawat, dari yang duduk di barisan depan hingga yang berdiri di belakang aula.

Tak kalah menyentuh, Nabila, siswa kelas XII yang dikenal dengan kemampuan membacakan puisi, tampil membacakan puisi bertema Maulid Nabi. Puisinya menggambarkan kelembutan hati dan keagungan akhlak Rasulullah, menorehkan rasa haru dan semangat bagi pendengarnya. “Dalam setiap bait puisi ini, terkandung doa dan harapan agar kita bisa menjadi pribadi seperti Rasulullah, yang senantiasa rendah hati dan penuh kasih sayang,” kata Nabila setelah penampilannya mendapat tepuk tangan meriah.

Profil MC dan Ustad

MC Rae dan Syibila bukan sekadar pembawa acara biasa. Rae, siswa kelas XI, dikenal sebagai sosok yang energik dan memiliki kemampuan komunikasi yang kuat, sering menjadi pembawa acara di berbagai kegiatan sekolah. Sedangkan Syibila, yang juga duduk di kelas yang sama, memiliki karakter yang tenang dan terampil menjaga suasana tetap kondusif.

Sementara itu, Ustad Dimas Adista, penceramah muda yang dihadirkan Labschool, merupakan lulusan pesantren ternama dan aktif berdakwah di berbagai komunitas pelajar dan mahasiswa. Gaya penyampaian beliau yang sederhana, humoris, dan penuh semangat membuat tausiyah yang disampaikan mudah dicerna dan sangat menginspirasi.

Tausiyah Ustad Dimas Adista

Dalam tausiyahnya, Ustad Dimas mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa meneladani Rasulullah bukan hanya soal ibadah ritual, tapi juga implementasi akhlak mulia dalam interaksi sehari-hari. Ia menyampaikan, “Rasulullah adalah guru terbaik dalam hal kejujuran, sabar, dan kasih sayang. Dalam era digital sekarang, kita juga harus berpegang pada nilai-nilai ini, agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif.”

Ustad Dimas kemudian menceritakan kisah-kisah inspiratif dari kehidupan Rasulullah, seperti kesabaran beliau menghadapi berbagai ujian dan bagaimana beliau selalu mengutamakan kebaikan kepada sesama, termasuk musuh sekalipun. “Ini yang harus kita contoh, bukan hanya kata-katanya tapi juga tindakan nyata,” tegas beliau.

Salah satu momen menarik adalah ketika Ustad Dimas memberikan contoh praktis bagaimana siswa bisa meneladani Rasulullah dalam kehidupan sekolah dan sosial media, misalnya dengan menghindari gosip, berkata jujur, dan berbuat baik kepada teman dan guru.

Interaksi dan Tanya Jawab

Setelah tausiyah, MC Syibila memimpin sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh siswa. Banyak pertanyaan cerdas dan mengena dilontarkan, seperti bagaimana cara tetap sabar menghadapi tekanan di era media sosial, atau bagaimana mengekspresikan kecintaan pada Rasulullah dalam kehidupan modern.

Ustad Dimas menjawab dengan sabar dan penuh hikmah. Ia menegaskan bahwa kunci utama adalah selalu memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan membekali diri dengan ilmu agama. “Kita hidup di zaman yang penuh godaan, tapi jangan pernah lupa untuk kembali pada ajaran Nabi yang sudah jelas dan membawa kebaikan,” katanya.

Kegiatan Pendukung dan Suasana Acara

Selain ceramah dan pembacaan shalawat, acara Maulid di Labschool juga diwarnai dengan berbagai kegiatan pendukung. Terdapat pameran mini yang menampilkan karya seni dan kaligrafi bertemakan Nabi Muhammad SAW yang dibuat oleh siswa. Beberapa stand juga menghadirkan makanan tradisional khas Maulid, seperti kue lapis, apem, dan roti manis, yang menambah kehangatan suasana.

Para peserta terlihat sangat antusias, terutama saat lomba hafalan hadis dan doa yang diikuti oleh perwakilan tiap kelas. Suasana persaingan yang sehat dan penuh semangat menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai peringatan keagamaan, tetapi juga ajang penguatan rasa kebersamaan dan kecintaan pada Rasulullah.

Testimoni Peserta dan Guru

Beberapa peserta juga memberikan kesan mereka tentang acara ini. Siti Nurhaliza, siswa kelas VIII, mengaku merasa sangat terinspirasi oleh ceramah Ustad Dimas. “Saya jadi lebih paham bagaimana cara mengamalkan akhlak Rasulullah di kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi teman dan tantangan di sekolah,” ujarnya.

Begitu juga dengan guru agama, Bu Rina, yang mengatakan bahwa kegiatan Maulid ini sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada siswa secara menyenangkan dan mendalam. “Dengan pendekatan yang interaktif, siswa jadi tidak hanya tahu tentang Nabi Muhammad, tapi juga bisa meneladani beliau dengan praktik nyata,” katanya.

Penutupan dan Doa Bersama

Menjelang akhir acara, MC Rae mengajak seluruh peserta untuk menutup kegiatan dengan doa bersama yang dipimpin Ustad Dimas. Semua berdiri dengan khusyuk, memanjatkan harapan agar keberkahan dan rahmat Allah senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, serta agar seluruh peserta dapat mengamalkan ilmu dan hikmah yang didapat hari itu.

“Semoga kita semua menjadi generasi yang selalu membawa kebaikan dan mampu meneladani Rasulullah dalam kehidupan nyata,” doa Ustad Dimas mengakhiri acara dengan penuh harap.

Kesimpulan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Labschool tahun ini berlangsung sukses dan meninggalkan kesan mendalam. Kehadiran Ustad Dimas sebagai penceramah memberikan pencerahan spiritual yang sangat dibutuhkan, sementara MC Rae dan Syibila mampu menghidupkan suasana dengan cara yang komunikatif dan menghibur.

Kegiatan pendukung seperti lomba hafalan, pameran seni, dan sajian makanan khas semakin memperkaya acara dan meningkatkan partisipasi siswa. Semoga peringatan Maulid yang rutin digelar di Labschool ini terus menjadi sarana efektif menanamkan nilai-nilai luhur Rasulullah pada generasi muda, sehingga mereka siap menghadapi masa depan dengan bekal iman dan akhlak mulia.


Komentar

  1. Wow, artikel ini lengkap banget jadi aku tau susunan acara dan jalan acara ini bagus banget

    BalasHapus
  2. Saya sangat terkesan dengan cara kamu menjelaskan tentang Maulid Nabi! Artikelmu sangat bermanfaat dan membuatku lebih mengerti tentang perayaan ini.

    BalasHapus
  3. Waduh sangat bagus menurut saya Must Read

    BalasHapus
  4. blog sangat bermanfaat dan inspiratif

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANGKUMAN ANALISIS DATA

100 Latihan Soal BAB 1 dan BAB 2 Buku AI

Menggali Potensi Anak Muda: Pembelajaran Coding dan AI untuk Pelajar SMP